Bagaimana Proses Metamorfosis Pada Kupu-kupu?

Bagaimana proses metamorfosis pada kupu-kupu dalam ilmu peternakan? Seperti serangga pada umunya, perkembangbiakan kupu-kupu mengikuti daur hidup/siklus tertentu, mulai dari bentuk awal, sampai dengan bentuk akhirnya menjadi kupu-kupu.

Proses merubah bentuk tersebut terdiri dari beberapa tahapan. Dalam tiap tahapannya, kupu-kupu akan memperlihatkan bentuk perubahan yang berbeda beda. Itulah sebabnya, metamorfosis pada jenis serangga yang satu ini bisa juga disebut dengan metamorfosis sempurna.

Pada artikel ini akan membahas bagaimana metamorfosis kupu-kupu. Dengan beberapa tahap yang akan penulis ulas sesederhana dan sebaik mungkin. Langsung saja baca pembahasan dibawah ini.

Proses Metamorfosis kupu-kupu

Metamorfosis yang terjadi pada serangga kupu-kupu adalah jenis metamorfosis yang sempurna. Maksudnya yaitu perubahan yang terjadi pada serangga dari proses larva sampai serangga dewasa memiliki bentuk tubuh yang berbeda beda.

Dibawah ini ada beberapa tahapan proses daur hidup kupu-kupu secara ringkas dan mudah dipahami.

1. Fase Telur

Pada fase ini kupu-kupu betina akan lebih selektif ketika sedang memilih daun tanaman yang akan dijadikan sebagai tempat menaruh telur.

Hal ini dilakukan agar kupu kupu bisa mendapatkan jenis daun kesukaan ulat. Setiap jenis kupu-kupu memiliki perbedaan dalam memilih daun favoritnya.

Induk kupu-kupu akan meletakkan telurnya pada ujung bagian daun atau pada bagian bawahnya. Ukuran telurnya relatif kecil dan memiliki warna putih.

Tahap telur sampai menetas membutuhkan waktu kurang lebih 3 sampai 5 hari. Ulat kecil akan membuat lubang dari dalam telur untuk jalan keluar.

2. Fase Larva atau Ulat

Larva merupakan nama lain dari ulat yang nantinya bisa semua tahapan sudah selesai akan menjadi kupu-kupu. Sebelum memiliki bentuk yang indah, bentuk tubuh pada fase ini cenderung membuat orang yang melihatnya menjadi geli atau bahkan jijik.

Makanan ulat berupa daun-daun yang tadi menjadi tempat dimana telur tersebut ditempatkan. Pertumbuhan hewan ini relatif sangat cepat, sehingga membuatnya melakukan pergantian kulit dengan cara yang alami. Proses pergantian kulit pada ulat disebut dengan molting.

Umumnya ulat akan berganti kulit pada kisaran 4 sampai 6 kali sebelum nantinya akan berubah menjadi kepompong.

Pada saat larva atau ulat ini sudah merasa ukuran tubuh mencapai batas maksimal maka dengan sendirinya akan berhenti makan. Selanjutnya kupu kupu akan mencari tempat berlindung untuk berubah menjadi kepompong.

3. Fase Pupa atau Kepompong

Bila dilihat dari bentuknya, pupa memiliki lapisan kulit yang lembut berwarna coklat atau hijau. Dengan corak tubuh seperti itu merupakan bentuk dari kamuflase hewan ini terhadap lingkungan atau mangsa sekitar.

Pada tahapan ini kupu kupu akan nampak sedang berdiam atau beristirahat. Tapi sebenarnya hewan ini sedang mengalami proses pembentukan kupu-kupu. Kisaran waktu pada tahap ini kurang lebih 7 sampai 20 hari.

4. Fase Imago atau kupu-kupu

Pada fase ini ulat yang berada didalam kepompong akan berubah menjadi kupu-kupu. Seperti yang kita tahu hewan ini memiliki bentuk tubuh yang unik dan indah. Pada awal kupu-kupu keluar dari kepompongnya akan terlihat memiliki sayap yang kusut dan kecil. Selain itu, sayap juga tampak basah dan masih ada bagian cangkang kepompong yang menempel.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa cairan tersebut merupakan cairan yang keluar pada saat kupu-kupu keluar dari kepompong. Cairan ini memiliki fungsi untuk membantu kupu-kupu untuk membentangkan sayapnya serta pertumbuhan tubuhnya.

Tahapan kupu-kupu keluar dari kepompong. Pertama-tama hewan ini akan merangkak ke atas dahan supaya tubuhnya dapat kering serta sayang dapat dikepakan.

Setelah itu mereka akan belajar terbang dan bertahan hidup diluar kepompong. Makanan favorit dari kupu-kupu adalah sari atau nektar yang ada pada bunga.

Fase hidup kupu kupu

Pada umur 5 sampai 6 hari setelah keluar dari kepompong, kupu-kupu betina akan siap untuk melakukan perkawinan. Ketika malam hari hewan ini tidak akan pernah terihat sebab kupu-kupu aktif hanya pada pagi dan siang hari.

Hewan ini mampu terbang sampai 2 meter diatas tanah, namun bergantung dengan besar sayap yang dimilikinya.

Kupu-kupu mencari makan dengan cara individu. Sehingga jika kita melihat ada hewan yang berkumpul dalam jumlah yang cukup banyak itu menjadi tanda sedang masuk ke fase reproduksi. Kupu-kupu jantan akan datang ke kupu-kupu betina dan membasahinya. Selanjutnya betina akan bertelur dan meletakkannya di daun yang dia pilih. Inilah awal dari proses daur hidup kupu-kupu.

Hewan ini mencari makan dengan cara menghisap nektar atau sari pada bunga. Selain itu juga ada jenis kupu kupu yang lebih menyukai cairan dari buah-buahan yang telah busuk. Dan ada juga menghidap cairan pada bangkai hewan, kotoran, dan pada tanah yang basah.

Itulah ulasan tentang pengertian dan proses metamorfosis pada kupu kupu. Semoga bermanfaat dan mudah untuk dipahami.