Nyatanya Ini Penyebab Jamaah Haji Tersesat Ditanah Suci

Kita pasti sudah belajar sejak Sekolah Dasar bila haji itu hukumnya harus yang mampu. Nah, arti mampu ini peluang kerap hanya disetarakan dengan mampu secara keuangan. Tapi, sejak saat ini kita supaya lebih ketahui bila mampu yang diambil simpulan bukan hanya itu. Penyiapan jasmani dan rohani terhitung dalam barisan syarat mampu untuk pergi haji.

Kamu yang sekarang ini belum memiliki cukup biaya untuk pergi haji tapi memiliki kesehatan jasmani dan rohani yang baik, tetap harus bersyukur dan optimis. Itu diantaranya kemampuan yang saat ini kamu punya untuk bekal pergi haji.

Bukan informasi baru kembali setiap kita mendapati kasus seorang jemaah haji salah jalan saat jalankan serangkaian ibadahnya. Tetapi, kemungkinan kita terus bertanya, kok dapat sich? Bukanlah jelas sudah ada gelang haji sebagai panduan identitas dan pemandu haji di setiap kloter? Kok masihlah ada saja yang tersesat? Hmm, bisa saja pemicunya adalah dari banyak hal ini. Yok, baca dan ketahui satu demi satu sebagai wujud antisipiasi agar kita nggak tersesat selama berada di Tanah Suci.

Banyak Pintu Di Masjidil Haram

Ada banyak pintu di Masjidil Haram. Ini nih yang kerap membuat pusing jemaah haji! Keseluruhan ada 95 pintu di Masjidil Haram dengan huruf gundul sebagai tanda. Setiap pintu tentunya ke arah arah yang berbeda-beda keduanya. Bayangin saja jika jemaah masuk dari pintu A tetapi keluarnya dari pintu C. Tentu bingung kan tuch karena posisi yang disaksikan beda dari posisi awalnya.

Lihat Ini : Travel Umroh Jakarta

Faktor Usia Jamaah

Faktor usia bisa juga sekali jadi pemicu mengapa jemaah haji sering kali tersesat di Tanah Suci. Jemaah yang sudah berumur lanjut umumnya tentu alami pengurangan kekuatan ingat. Karena itu, jika kebenaran kita pergi haji atau umroh bersama lanjut usia, dampingi mereka selalu.

Agar diri kita tidak tersesat cocok di Mekkah atau Madinah, selekasnya dech mendaftarkan haji saat lagi umur masih terbilang muda. Antrean haji saat ini panjang sekali lho, kita baru dapat pergi 22 tahun dari tanggal registrasi! Mendaftarkan sedini kemungkinan akan meminimasir peluang kita jadi jemaah haji salah jalan dan tidak tahu arah jalan pulang.

Tersesat Di Tempat Yang Tidak Umum

Terakhir, bisa saja nih jemaah haji tersesat karena tidak umum berada di keramaian. Ada juta-an orang yang jalani serangkaian beribadah haji sekalian setiap tahunnya. Panorama juta-an orang dari bermacam negara dapat membuat siapa saja keder, khususnya mereka yang memang jarang-jarang keluar dari rumah dan menyaksikan orang sekitar itu. Jalan keluarnya, kita memang seharusnya menguatkan niat dan hati, plus selalu minta pelindungan dari Allah agar dapat mendapatkan pelindungan-Nya.

Memang sih, umumnya beberapa orang yang tersesat di Tanah Suci akan langsung dihubung-hubungkan dengan tindakan yang mereka kerjakan saat hidupnya. Tetapi, bukan bermakna semua jemaah haji salah jalan itu punyai dosa masa lampau dan dapat balasannya saat jalankan beribadah haji. Kenyataannya, beberapa faktor di atas sering jadi argumen mengapa jemaah haji dapat salah jalan dan terpisah dari kelompok. Maka tidak boleh sedikit-sedikit menyangkutkan dengan hukuman atau semacamnya, ya!

sumber : dsw.co.id