Membuka Bisnis Sabut Kelapa

Buah kelapa tua memang sudah terkenal akan manfaatnya. Sabut kelapanya bisa di manfaatkan untuk di olah dan membuka peluang bisnis sabut kelapa. Kali ini kit akan membahas membuka bisnis sabut kelapa. Yuk kita simak bersama!

Ini Dia Peluang Bisnis Sabut Kelapa

Sejak lama Indonesia terkenal sebagai penghasil kelapa terbesar di dunia. Produsen kelapa terbesar, tetapi masih minim pemanfaatan. Sabut kelapa merupakan hasil samping dan bagian terbesar dari buah kelapa, sabut kelapa umumnya hanya di manfaatkan untuk bahan bakra rumah yang masih mengguakan kayu bakar. 

Di daerah yang merupakan penghasil kelapa, sabut kelapa sering di buang begitu saja. Mungkin hanya pelaku usaha pembuatan bata dan genteng saja yang sering membutuhkan sabut kelapa tersebut untuk proses pembakaran. Namun, ada beberapa pengerajin yang memanfaatkan sabut kelapa untuk di olah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Seperti apakah gambaran bisnis pengolahan sabut kelapa tersebut?

Cocofiber atau coconut fiber alias serat sabut kelapa merupakan bahan utama dalam pembuatan aneka produk kerajinan. Sabut kelapa yang masih kasar dan menggumpal di olah untuk memperoleh serat halus dengan dua cara, yaitu teknik tradisional (manual) dan teknik modern (mekanik). Untuk cara pertama anda membutuhkan sikat kawat, sedangkan cara kedua adalah dengan memakai  Mesin Sabut Kelapa / Cocofiber.

Contoh Produk Berbahan Dasar Sabut Kelapa

Sejak dahulu para pengerajin telah memanfaatkan serat sabut kelapa untuk di olah menjadi barang-barang yang berguna, misalnya sapu lantai dan keset kaki. Namun, dengan peralatan yang masih sederhana tentu tidak mampu memproduksi dalam jumlah besar, sehingga bisnis yang di jalankan tersebut tidak dapat berkembang.

Dengan ketersediaan mesin-mesin industri skala rumahan, maka peluang usaha ini cukup menjanjikan dan prospektif. Jika di lingkungan anda merupakan sentra penghasil kelapa, maka tiada salahnya mencoba berwirausaha membuat produk ekonomi dari pengolahan sabut kelapa. Hal ini telah di lakukan oleh kelompok Koperasi Bina Usaha Pembuatan Sofa Serabut Kelapa, di Topaya, Tanjung Pinang.

Sesuai dengan namanya, kelompok usaha ini memproduksi kursi sofa dari bahan serabut kelapa atau cocofiber. Bahan cocofiber yang di gunakan untuk mengisi bagian jok dalam ternyata lebih murah, awet, dan ramah lingkungan daripada menggunakan busa gabus. Satu set sofa memerlukan sekitar 10 kg serat sabut kelapa. Dalam setiap bulan, kelompok usaha ini rata-rata mampu memproduksi 25 set sofa.

Peluang Bisnis UKM Pengolahan Sabut Kelapa

Sabut kelapa pada umumnya hanya di manfaatkan untuk keperluan bahan bakar bagi rumah tangga yang masih menggunakan kayu bakar. Di daerah yang merupakan penghasil kelapa, sabut kelapa sering di buang begitu saja. Mungkin hanya pelaku usaha pembuatan bata dan genteng saja yang sering membutuhkan sabut kelapa tersebut untuk proses pembakaran.

Sabut kelapa pada umumnya hanya di manfaatkan untuk keperluan bahan bakar bagi rumah tangga yang masih menggunakan kayu bakar. Di daerah yang merupakan penghasil kelapa, sabut kelapa sering dibuang begitu saja.

Mungkin hanya pelaku usaha pembuatan bata dan genteng saja yang sering membutuhkan sabut kelapa tersebut untuk proses pembakaran. Namun, ada beberapa pengerajin yang memanfaatkan sabut kelapa untuk diolah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Seperti apakah gambaran bisnis pengolahan sabut kelapa tersebut?

Mengenal Cocofiber

Cocofiber atau coconut fiber alias serat sabut kelapa merupakan bahan utama dalam pembuatan aneka produk kerajinan. Sabut kelapa yang masih kasar dan menggumpal di olah untuk memperoleh serat halus dengan dua cara, yaitu teknik tradisional (manual) dan teknik modern (mekanik). Untuk cara pertama anda membutuhkan sikat kawat, sedangkan cara kedua adalah dengan memakai mesin konveyor yang harganya sekitar 10jutaan rupiah, tergantung kapasitas dan spesifikasi mesinnya.

Dengan mesin ini, anda dapat mengurai sabut kelapa dalam jumlah lebih banyak dan lebih cepat. Produk yang terurai tersebut menjadi dua jenis, yakni cocofiber dan cocopeat. Cocopeat adalah serabut kelapa yang bentuknya seperti butir-butir pasir. Dan yang akan kita manfaatkan untuk barang ekonomis adalah serat panjang yang disebut cocofiber.

 

Nah, itu dia sedikit pembahasan tentang membuka bisnis sabut kelapa. Bagaimana, apakah kalian sudah siap untuk memulai bisnis ini? Semangat ya! Demikian pembahasan kali ini. Semoga dapat menambah wawasan dan ilmu kita semua. Sekian Terima Kasih