Sejarah Masjid Kubah Emas Yang Sangat Megah

Masjid Kubah Emas ini mengguncang umat islam di Indonesia pada saat berdirinya. Lokasi Masjid Kubah Emas berada di Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok itu, menyedot ribuan jamaah. Masjid ini bahkan sekarang menjadi tujuan wisata yang menarik di kota Depok.

Memang pembangunan masjid Kubah Emas ini bisa dikatakan bisa menyaingi pendahulunya Masjid Istiqlal Jakarta yang termasuk sala satu masjid terbesar di Indonesia.

Pada mulanya Hj Dian Juriah Maimun Al Rasyid, proprietor masjid tidak bernazar menjadikan masjid ini untuk dijadikan sebagai tempat wisata. Melainkan sebagai pembangunan kawasan Islamic Middle Dian Al Mahri. Pendirian Masjid Kubah Emas cuma salah satu bagian berarti dari rencana besar pembangunan Islamic Middle Dian Al Mahri yang terdiri atas pondok pesanteren, halaman anak- anak, sekolah dasar( SD), sekolah menengah tingkatan awal( SLTP), serta sekolah menengah common( SMU) dan membuat zona publik dakwah serta peradaban Islam.

Nyaris segala bagian masjid memanglah dilapis emas. Tehnik pemasangannya terdiri dari 3 metode. Awal, serbuk emas( prada) ada di mahkota pilar ataupun tiang kapital. Kedua, gold plating ada pada lampu gantung, railing tangga mesanin, pagar mezanin, ornamen kaligrafi kalimat tasbih pada puncak langit kubah, serta ornamen dekoratif diatas mimbar mihrab.

Ketiga, gold mozaik stable yang ada pada kubah tower serta kubah utama. Tujuan awal mulanya, buat membuat masjid nampak megah serta indah.

” Dengan begitu kita seluruh dapat melakukan kewajiban kita bagaikan umat Islam dalam keelokan Islam,” tandasnya.

Masjid Kubah Emas berdiri di atas lahan seluas 70 hektar, sebaliknya luas masjid merupakan 8. 000 m persegi. Bangunan masjid sendiri terdiri atas ruang utama, ruang mezanin, taman dalam, selasar atas, serta ruangan fungsional yang lain. Diperkirakan masjid itu sanggup menampung 15 ribu jamaah buat melakukan sholat, dan 20 ribu buat majelis taklim. Konsep common bangunan menjajaki tipologi dengan karakteristik kubah, minaret, taman dalam, serta pemakaian hiasan dekoratif. Luas taman dalam masjid berdimensi 45×57 m.

6 minaret berupa segi 6 yang menjulang keangkasa setinggi 40 m melambangkan rukun iman. Keenam minerat dibungkus grainit abu- abu daru uruka dengan irnamen melingkar. Pada kubahnya sendiri ada kubah berlapis mozaik emas 24 karat.” Bangunan kubahnya mengacu pada kubah di negeri Perasia serta India,”.

Kaligrafi di bilik masjid bergaya tsulutsy yang dikerjakan secara spesial oleh seseorang penulis kaligrafi.” Dia pula sempat menulis mushaf di Masjid Istiqlal,” kata Yudi. Mihrab ataupun bangunan menjorok kedalam pada bilik bagian depan masjid yang membuktikan arah kiblat ada four pilar berbalut batu granit porto rose dari Afrika Selatan.

Spesifikasi Bangunan

Bangunan masjid Kubah Emas mempunyai luas zona sebesar 60 x 120 m ataupun dekat 8. 000 m persegi. terdiri dari bangunan utama, mezamin, taman dalam, selasar atas, selasar luar, ruang sepatu, serta ruang wudhu. Masjid ini bisa menampung 15 ribu jemaah shalat serta 20 ribu jemaah taklim. Masjid ini ialah salah satu di antara masjid- masjid termegah di Asia Tenggara.

Masjid Dian Al Mahri mempunyai 5 kubah.

Satu kubah utama serta four kubah kecil. Segala kubah dilapisi emas setebal 2 hingga three mm serta mozaik kristal. Kubah utama wujudnya menyamai kubah Taj Mahal. Kubah tersebut mempunyai diameter dasar 16 m, diameter tengah 20 m, serta besar 25 m. Sedangkan four kubah kecil yang lain mempunyai diameter dasar 6 m, tengah 7 m, serta besar Eight m.

Reduction hiasan di atas tempat imam dibuat dari emas 18 karat. Begitu pula pagar di lantai 2 serta hiasan kaligrafi di langit- langit masjid. Sebaliknya mahkota pilar masjid yang berjumlah 168 buah berlapis bahan prado ataupun sisa emas.

Ruang utama masjid mempunyai dimensi 45×57 m, dapat menampung sebanyak 8. 000 jamaah. Masjid ini mempunyai 6 minaret berupa segi 6 yang tingginya tiap- tiap 40 m. 6 minaret ini dibalut granit abu- abu dari itali dengan ornamen yang melingkar. Pada puncak minaret ada kubah berlapis mozaik emas 24 karat.

Kubah masjid ini mengacu kubah yang digunakan masjid- masjid Persia serta India. 5 kubah melambangkan rukun Islam, seluruhnya dibalut mozaik berlapis emas 24 karat yang materialnya diimpor dari Italia. Pada langit- langit kubah ada lukisan langit yang rupanya dapat berganti cocok dengan corak langit pada waktu- waktu sholat dengan memakai teknologi tata sinar yang diprogram dengan laptop. Bidang dalamnya masjid ini menunjukkan pilar- pilar kuat yang besar menjulang buat menghasilkan skala ruang yang agung.

Ruang masjid didominasi corak monokrom dengan faktor utama corak krem, buat berikan kepribadian ruang yang tenang serta hangat. Materialnya dibuat dari bahan marmer yang diimpor dari Turki serta Italia. Di tengah ruang, bergantung lampu yang dibuat dari kuningan berlapis emas seberat 2, 7 ton, yang dikerjakan oleh pakar dari Italia.

Masjid ini sering di sebut dengan Masjid Kubah Emas, cocok namanya masjid ini memanglah memakai materials emas dengan three metode pemasangan:

  • Serbuk emas (prada) yang terpasang di mahkota/ pilar
  • Gold plating yang ada pada lampu gantung, ralling tangga mezanin, pagar mezanin, decoration kaligrafi kalimat tasbih di pucuk langit- langit kubah serta decoration dekoratif diatas mimbar mihrab
  • Gold mozaik stable yang ada di kubah utama serta kubah tower.

Pengurus serta pengelola masjid tidak mengatakan berapa harga dari pembangunan serta berat emas  yang terdapat di lingkungan masjid ini. Cuma terdapat informasi ketebalan emas yang menyelimuti kubah.

Tiap kubah mempunyai ketebalan emas 2 hingga three mm. Emas kubah tersebut setelah itu dilapisi lagi dengan mozaik kristal.

Tata Cara Masuk Masjid

Buat masuk ke dalam masjid, diharuskan mengenakan baju yang menutup aurat, sehingga jika berkunjung kesana untuk kalangan para wanita wajib pakai hijab. Alas kaki/ sandal wajib dititipkan ke bagian penitipan, serta tidak boleh ditinggal diluar. Tempat penitipan alas kaki pada jam- jam shalat jadi sangat ramai serta penuh. Pada siang hari taman luar lantai depan masjid sangat panas tetapi pengurus masjid membagikan karpet plastik buat kurangi panasnya lantai taman masjid. Wisatawan dilarang tiba rumput yang terdapat di halaman dekat mesjid. Untuk wisatawan yang mau berteduh serta hanya istirahat, di seberang masjid terdapat ruang serbaguna yang disediakan.

Umumnya para wisatawan menggelar tikar di ruang serba guna ini sembari mengagumi keelokan masjid ini. Pada saat jam masjid digital waktu sholat telah tiba, untuk masuk ke dalam masjid, diharuskan mengenakan baju yang menutup aurat, sehingga jika berkunjung kesana spesialnya kalangan hawa wajib pakai hijab. Alas kaki/ sandal wajib dititipkan ke bagian penitipan, serta tidak boleh ditinggal diluar.

Tempat penitipan alas kaki pada jam- jam shalat jadi sangat ramai serta penuh. Pada siang hari taman luar lantai depan masjid sangat panas tetapi pengurus masjid membagikan karpet plastik buat kurangi panasnya lantai taman masjid. Wisatawan dilarang tiba rumput yang terdapat di halaman dekat mesjid. Untuk wisatawan yang mau berteduh serta hanya istirahat, di seberang masjid terdapat ruang serbaguna yang disediakan.

Umumnya para wisatawan menggelar tikar di ruang serba guna ini sembari mengagumi keelokan masjid ini.

Rute Mengarah ke Masjid Kubah Emas

Jalur yang lebih gampang serta tidak berliku- liku buat mengarah ke Masjid Kubah Emas lebih baik melewati Rumah sakit Fatmawati. Dari arah Jakarta masuk tol arah ke Pondok Indah serta keluar Fatmawati serta belok ke kiri, apabila tidak melalui tol simak jalur TB Simatupang sampai belok ke kiri Rumah sakit Fatmawati. Sehabis itu simak jalur, melewati 2 lampu merah sampai pasar Pondok Labu serta hingga di kampus UPN, setelah itu ambil ke arah kanan. Simak jalur melewati Golf Pangkalan Jati hingga lampu merah serta belok ke kiri ke arah Depok. Jalur ini tinggal lurus saja terus hingga ke Cinere Mall, melewati SPBU, terus sampai hingga Masjid Dian Al- Mahri yang terdapat di sebelah kiri jalur. Selepas Cinere Mall, merambah wilayah Limo Maruyung keadaan jalur mengarah ke posisi agak rusak berlubang serta lumayan kecil cuma 2 jalan, serta wajib sedikit mengantri apabila berpapasan dengan rombongan yang memakai bis- bis besar pariwisata.

Jalur lain mengarah masjid ini ialah lewat jalur Sawangan Depok serta Karang Tengah Lebak Bulus yang nantinya pula hendak bertemu dengan jalur Limo- Maruyung Raya.

Demikian Sejarah masjid kubah emas depok Sederhana- mudahan Masjid ini dapat berdiri kuat serta bermamfaat untuk umat.