Aman kah mencampur obat ke dalam susu bayi ?

Tidak semua bayi senang minum obat kala sedang sakit. Mama pun jadi kuatir penyakit yang menyerang si Kecil sanggup bertambah kritis misalnya mereka tidak senang minum obat.

Oleh gara-gara itu, beberapa mama menentukan untuk mencampur obat dengan susu formula agar obat tetap sanggup masuk ke tubuh si Kecil. Namun, bolehkah mencampur obat dengan susu formula?

Apakah langkah selanjutnya safe dikerjakan untuk bayi? Daripada Mama sangsi dan konsisten jadi kuatir dengan kondisi kesehatan bayi, di bawah ini adalah rangkuman penjelasan dari Popmama.com perihal keamanan mencampur obat dengan susu formula.

 

Baca juga rekomendasi susu terbaik : Lactomama

 

Jenis Obat yang Tidak Boleh Dicampur dengan Susu Formula

 

Ketika Mama bertanya-tanya bolehkah mencampur obat dan susu formula, maka jawabannya adalah ya dan tidak. Sebab, ada jenis obat yang diperbolehkan dicampur dengan susu formula bayi, namun ada pula jenis obat yang tidak boleh dicampur dengan susu formula.

Jenis obat yang tidak boleh diberikan berbarengan dengan susu formula kepada bayi adalah obat yang mengandung tetrasiklin, ciprofloxacin, obat penambah darah, dan obat mag. Alasannya adalah kandungan kalsium pada susu formula bisa mengikat molekul dalam obat.

Akibatnya, molekul obat akan menggumpal dan tidak seluruhnya diserap optimal oleh tubuh bayi. Jadi, memberikan obat akan sia-sia dan kondisi kesehatan bayi tidak membaik.

 

Berikan Jeda setelah Minum Obat dan Susu Formula

Apabila Mama khawatir bayi akan rewel setelah minum obat, maka Mama bisa memberikan susu formula terlebih dahulu. Namun, susu formula disarankan diberikan kepada bayi selang satu sampai dua jam sebelum pemberian obat.

Lambung bayi telah kosong pada selang waktu tersebut dan siap menampung obat-obatan. Molekul obat pun akan terserap optimal di tubuh si Kecil sehingga bisa meredakan penyakitnya. Selain itu, Mama juga bisa meminta obat-obatan tertentu kepada dokter sehingga bayi tidak mudah rewel untuk meminumnya.

 

Jenis Obat yang Boleh Dicampur dengan Susu Formula

Sementara itu, jenis obat yang diperbolehkan dicampur dengan susu formula adalah vitamin A, D, E, K, dan lactobacillus. Vitamin adalah kandungan yang mudah larut dalam lemak sehingga boleh diberikan berbarengan dengan susu formula.

Adapun, lactobacillus merupakan probiotik berbentuk bubuk yang umumnya diberikan kepada bayi yang mengalami masalah pencernaan atau menyembuhkan diare. Namun, lactobacillus hanya boleh diberikan berbarengan dengan susu formula hangat dengan suhu tidak lebih dari 65 derajat agar kandungan lacto B-nya tidak mati.

 

Beri Obat dengan Air Putih

Apabila Mama masih ragu untuk mencampur obat dan susu formula, maka cara terbaik adalah memberikan obat dengan air putih. Pastikan obat telah dihaluskan atau berbentuk puyer agar mudah dikonsumsi bayi. Mama juga bisa meminta obat jenis sirup agar bayi tidak kesulitan untuk meminumnya.

Hindari pemberian obat dengan kafein atau soda. Sebab, minuman tersebut bisa menimbulkan efek samping pada kesehatan bayi dan menurunkan penyerapan obat di tubuh si Kecil.

Mama perlu memerhatikan juga cara memberikan obat kepada si Kecil agar tidak menyebabkan trauma di masa depan.

Nah, itulah informasi mengenai keamanan mencampur obat dengan susu formula. Semoga informasi ini membantu ya, Ma.