5 Keuntungan Menggunakan Baja Ringan

Baja Ringan Murah – Untuk menambah pengetahuan anda mengenai baja ringan, disini kita juga akan membagikan sedikit keterangan mengenai Baja Ringan dengan cara biasa. Yang nantinya akan jadi estimasi anda untuk memastikan produk bajaringan yang cocok dengan keinginan kamu.

 

Mengenal Baja Ringan Baja Ringan ialah material logam dengan faktor baja kualtas besar yang sangat tipis dan ringan tetapi mempunyai daya yang tidak kalah dengan baja konvensional.

Baja Ringan pada biasanya berbahan dasar baja kualitas besar yang dilapisi oleh kombinasi antara faktor carbon, almunium( Angkatan laut(AL)) serta seng( Zn) dengan bahan- bahan yang lain, yang setelah itu diberi susunan( Coating) penjaga seperti Galvanize, Galvalume ataupun Zincalume yang berperan untuk mencegah dari terbentuknya korosi.

Baja Ringan merupakan Baja HighTensile G- 550( Minimal yeild strength 5500 kilogram atau m2) dengan standar materi ASTM A792, JIS G3302, SGC 570. Baja Ringan mempunyai tekanan tarik besar( G550) dengan kata lain kuat tarik menggapai 550 MPa( Mega Pascal).

 

Baja Ringan Murah – Jenis dan Kegunaan Baja Ringan Terdapat 3 tipe baja ringan yang sangat biasa serta banyak disukai, ketiga tipe baja ringan ini diklasifikasikan cocok dengan materi kombinasi pembuatan baja ringan yang esoknya hendak mempengaruhi pula terhadap kualitas, prilaku dan harga dari baja ringan itu sendiri. Adapun jenis- jenis baja ringan antara lain:

 

Galvanis

Baja Ringan jenis galvanis ialah material baja kualitas besar yang sudah lewat prosess glvanisasi, yaitu prosess pelapisan( Coating) dengan kombinasi antara faktor zinc( seng) sebesar 98% serta faktor alumunium sebesar 2%, Cara galvanisasi ini dimaksudkan untuk mencegah baja dari percepatan terhadap korosi atau karat.

 

Galvalum

Baja Ringan jenis galvalum memiliki kualitas yang jauh lebih baik dibanding dengan jenis galvanis, Baja ringan jenis ini juga emiliki ketahanan terhadap korosi  4 kali lipat dibandingkan jenis galvanis. Jenis galvalum adalah lapisan antara unsur  alumunium sebesar 55%, unsur zinc sebesar 43, 5% serta lebihnya merupakan faktor silikon sebesar 1, 5%.

Baja Ringan jenis galvalum mempunyai harga yang relativ lebih mahal dibanding jenis baja ringan yang lain.

 

Zincalume

Jenis zincalume merupakan jenis baja ringan dengan kombinasi antara logam dan faktor alumunium sebesar 55% dan unsur zinc sebesar 45%, jenis baja ringan ini mempunyai ketahanan yang cukup baik dengan harga yang relatif lebih murah dibanding jenis baja ringan tadinya.

 

Baja Ringan biasanya digunakan sebagai bahan material konstruksi untuk rangka atap bangunan rumah, gedung, pabrik, gedung dan  sejenisnya. Karna bentuk baja ringan yang kaku serta kokoh tidak tidak sering material ini jadi opsi pengganti untuk kebutuhan perakitan rangka mobil, pagar, tiang penyanga dan sebagainya.

 

Sesuai jenis dan gunanya dari baja ringan yang sangat banyak diminati dipasaran merupakan Baja Ringan Profil C( Kanal C) serta Profil Reng dengan fungsi serta prilaku materi yang berbeda- beda.

  1. Baja Ringan Profil C( Saluran C)

Untuk Ukuran Baja Ringan Profil C( Canal) pada umumnya adalah 75mm x 35mm, 85mm x 45mm dan 55mm x 25mm dengan ketebalan antara 0, 60mm, 0, 65mm, 0, 70mm, 0, 75mm, 0, 80mm, 0, 85mm hingga 1mm dan panjang 6 m.

 

Adapun ketebalan baja ringan yang umum digunakan pada konstruksi rangka baja ringan adalah 0, 75mm sampai 1, 00mm pada batang utama kuda- kuda arsitektur dengan ukuran tinggi profil mulai dari 70mm sampai 100mm.

 

  1. Baja Ringan Profile Reng

 

Untuk Ukuran Profil Reng adalah 35mm x 45mm serta 45mm x 55mm dengan ketebalan antara 0, 40 sampai 0, 60mm dan panjang 6 m. Ketebalan yang sering digunakan untuk keinginan arsitektur mulai 0, 40 sampai 0, 60 milimeter serta besar mulai 31mm sampai 60mm.

 

Pada saat ini sangat banyak produsen baja ringan yang memproduksi material baja ringan dengan ukuran dan spesifikasi yang cukup bervariasi, dengan kata lain para produsen ini memodifikasi ukuran- ukuran itu sesuai kebutuhan permohonan pasar akan tetapi tanpa mengurangi mutu dan kualitas yang sesuai dengan SNI( Standar Nasional Indonesia). Perlu kita ketahui bersama Baja Ringan yang memenuhi SNI( Standar Nasional Indonesia) adalah baja ringan yang setidaknya memiliki kekuatan leleh minimum sebesar 550 MPa dan tegangan maksimal 550 MPa.

  1. Keunggulan Menggunakan Baja Ringan

 

Baja Ringan Murah – Baja ringan telah jadi opsi alternatif yang sangat banyak disukai untuk kebutuhan konstruksi rangka atap maupun struktur bangunan, sebagai materi pertimbangan anda berikut ini kita berikan data keuntungan menggunakan baja ringan dibandingkan dengan material yang lain:

 

  1. Kuat dan Tahan Lama

Berbeda dengan jenis material yang lain seperti besi konvensional yang tidak tahan terhadap karat serta kayu yang mudah terkena rayap.

Baja ringan merupakan material baja berkualitas besar dengan dilapisi Galvanize, Galvalume atau Zincalume membuatnya lebih tahan terhadap karat, korosi dan rayap. Sehingga baja ringan akan jauh lebih tahan lama serta kokoh dalam berbagai situasi dan kondisi.

 

  1. Mudah dirangkai

Salah satu keunggulan baja ringan adalah memiliki struktur yang lentur dan bobot sangat ringan, membuatnya lebih mudah diaplikasikan menyesuaikan berbagai macam bentuk bangunan. Cara pemasanganya pun terbilang sangat mudah dan praktis jika membandingkan menggunakan material lainya.

 

  1. Meminimalisir Perawatan

Baja ringan memiliki keunggulan lain, yakni menghemat pengeluaran untuk melakukan perawatan yang berlebihan. Apabila anda memasang atap menggunakan baja ringan akan memudahkan kewajiban plafon dalam menopang atap, sehingga kerja plafon itu akan jadi lebih ringan.

Jika plafon Anda bertahan kuat dalam jangka waktu yang lama, tentu kebocoran yang biasa jadi permasalahan penting atap hendak terhindari.

 

  1. Daya Kuat Tarik yang Tinggi

Baja ringan lebih lentur dari jenis material lainnya, kelenturan baja ringan sangat berarti karena terus menjadi besar tegangan tarik atap, terus menjadi banyak energi yang bisa diserap.

Tidak seperti baja konvensional, tegangan tarik baja ringan terbilang lumayan besar. Tegangan tarik baja ringan berkisar antara 550 Mpa. Berbeda dengan tegan tarik baja konvensional yang hanya mempunyai tegangan tarik sekitar 300 Mpa.

 

  1. Anti gempa

Satu lagi kelebihan baja ringan yang butuh kamu perhitungkan, yaitu tahan kepada gempa. Baja ringan memiliki gaya tegang tarik yang terbilang cukup tinggi, sehingga membuat material yang satu ini memiliki kelenturan dan daya serap terhadap beban kejut dan goncangan.

untuk info terbaru baja ringan murah klik di sini